Hariangaruda.com I Palembang – Menjelang momentum Hari Jadi ke-27, Kota Dumai kembali menegaskan eksistensinya sebagai daerah dengan kinerja pembangunan yang kompetitif di tingkat nasional. Upaya konkret dalam menekan angka pengangguran membuahkan hasil, dengan diraihnya penghargaan Juara 3 Nasional kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Palembang, Sabtu (25 April 2026).
Capaian ini menjadi indikator nyata keberhasilan strategi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di tengah tekanan ekonomi dan dinamika pasar tenaga kerja, Pemerintah Kota Dumai dinilai mampu menghadirkan kebijakan yang adaptif dan terukur, mulai dari penguatan sektor riil, peningkatan kualitas tenaga kerja, hingga mendorong keterlibatan aktif dunia usaha dalam membuka lapangan pekerjaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tomsi Tohir, kepada Wali Kota Dumai, Paisal, yang hadir secara langsung menerima penghargaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Paisal menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian yang diraih bersama seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, ini menjadi kado indah bagi Kota Dumai menjelang Hari Jadi ke-27. Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha yang terus bergerak untuk menekan angka pengangguran,” ujar Paisal.
Penghargaan ini sekaligus mempertegas bahwa pendekatan kolaboratif yang dibangun Pemerintah Kota Dumai berjalan efektif. Sinergi lintas sektor terbukti mampu mempercepat penciptaan lapangan kerja sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kota, khususnya dalam menciptakan peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Paisal mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah sebagai faktor kunci dalam menarik investasi. Stabilitas sosial dan kepastian iklim usaha, menurutnya, menjadi daya tarik utama bagi investor untuk masuk dan berkembang di Dumai.
Melalui capaian ini, kami berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas kota. Dengan begitu, kita bisa menarik lebih banyak investor dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat Dumai,” tambahnya.
Dengan capaian ini, Dumai tidak hanya mencatat prestasi, tetapi juga menunjukkan arah pembangunan yang semakin matang dan terukur. Pemerintah Kota Dumai pun optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut, seiring dengan komitmen memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Dumai optimistis dapat terus meningkatkan capaian pembangunan ke depan.”Bersama, kita perkuat khidmat untuk Dumai Idaman,” tutup Paisal.
